Home » » ANEH : KULIT PRIA INI SEPERTI KARET

ANEH : KULIT PRIA INI SEPERTI KARET

Written By akbar el hamed on Saturday, July 28, 2012 | 6:24 AM



Kulit pria ini bisa dibilang macamkaret sebap kulitnya bisa merengang macam karet yang ditarik, karena kulitnya yang elastis macam karet pria ini dinobatkan sebagai pria dengan kulit paling elastis di dunia.
Gary Turner (41 tahun) atau sekarang dikenal Gary ‘Stretch’ Turner memiliki kulit yang sangat elastis. Kondisi tersebut disebabkan karena ia menderita sindrom Ehlers-Danlos yang ekstrem, yaitu gangguan genetik langka yang melemahkan kulit.

Saking elastisnya, kulit leher Turner bisa digunakan sebagai penutup mulut dan kulit perutnya sebagai meja menyanggah botol minuman.

“Sebenarnya kulit saya dua kali lebih tipis dibandingkan kulit orang normal, meskipun Anda tidak akan percaya melihatnya. Ini cukup tipis seperti kertas,” jelas Gary Turner, seperti dilansir Dailymail, Kamis (26/7/2012).

Turner pertama kali melihat kulitnya melar ketika ia berusia sekitar 3 atau 4 tahun. Saat itu seorang paman menarik kulitnya dan menunjukkan pada teman-temannya. Mengetahui reaksi mereka yang terkejut menyadarkan Turner bahwa ia memiliki sesuatu yang aneh.


Dia bisa menggunakan klip penjepit kertas untuk menarik kulit kendurnya dan bila hal tersebut benar-benar dilakukannya akan tampak sangat mengerikan. Kulitnya yang ditarik mengembang terlihat seperti Batman.
Dalam kebanyakan kasus, sindrom Ehlers-Danlos akan melemahkan sendi dan pembuluh darah, serta mempengaruhi 1 dari 10.000 orang. Tapi kasus yang dialami Turner sangatlah jarang.
“Jika Anda melihat sel-sel kulit sendiri di bawah mikroskop, itu akan terlihat bagus, bulat dan terkunci di banyak tempat. Tapi sel kulit saya cenderung lebih bergerigi dan tidak cukup bergabung dengan baik’ tutupnya.

Turner adalah mantan bintang Circus of Horrors, kelompok yang mengikuti audisi untuk Britain’s Got Talent tahun lalu. Dia kini menjadi pemain untuk Royal Family of Strange People, sebuah acara yang mengumpulkan orang-orang unik di London.

0 komentar: